Pemkab Bekasi Berikan Kadeudeuh Kafilah Kabupaten Bekasi STQH ke-18 Tingkat Provinsi Jabar

Kadeudeuh uang pembinaan ini diberikan langusng Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan sesuai dengan prestasi yang diraih peserta.

KADEUDEUH : Pemerintah Kabupaten Bekasi menyerahkan uang pembinaan (Kadeudeuh) Kafilah Kabupaten Bekasi pada peserta STQH ke-18 Tingkat Jawa Barat tahun 2023 di Masjid Agung Nurul Hikmah Pemkab Bekasi pada Jumat (26/05/2023).

CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten Bekasi menyerahkan uang  pembinaan (Kadeudeuh) Kafilah Kabupaten Bekasi pada peserta STQH ke-18 Tingkat Jawa Barat tahun 2023 di Masjid Agung Nurul Hikmah Pemkab Bekasi pada Jumat (26/05/2023).

Kadeudeuh uang pembinaan ini diberikan langusng Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan sesuai dengan prestasi yang diraih peserta.

Adapun untuk peserta peraih juara 1 sebesar Rp 50 juta, juara 2 Rp 30 juta, Juara 3, Rp 25 juta, harapan 1 Rp 7 juta, harapan 2 Rp 6 juta, dan peserta lainnya Rp 2,5 juta.

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyampaikan pemberian kadeudeuh berupa uang pembinaan ini merupakan apresiasi bagi para peserta yang telah berkontribusi membawa nama baik Kabupaten Bekasi ke tingkatan Jabar dan Nasional.

“Karena mereka juga punya tanggung jawab setelah ini yang juara 1 harus memperkuat Jawa Barat di tingkat Nasional, yang juara 2, 3, akan memperkuat Kabupaten Bekasi di MTQ tahun depan dengan target juara umum,” jelas Dani Ramdan.

Dengan diberikannya uang pembinaan ini, Dani mengharapkan bisa dimanfaatkan para peserta untuk lebih mendalami dan mempelajari Al-Quran.

“Bisa cari buku, ataupun berguru ke mana, di samping juga nanti LPTQ akan mengadakan pemusatan-pemusatan pelatihan yang lebih intensif ke depannya, supaya target juara umum kita bisa tercapai,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti menambahkan dalam mempersiapkan peserta di ajang STQH Nasional nanti, Pemkab Bekasi terus melakukan pembinaan di masing-masing madrasah atau pesantren tempat para peserta belajar Al-Quran.

“Sebelum berangkat mereka harus dibina dulu, kalau menang gak bisa datang, video call gimana caranya, jadi ada Dewan Pembina yang harus turun terus bertanggung jawab,” katanya.

Baca Juga:   Pemkab Kendalikan Inflasi Tetap Stabil

Dewan Pembina para qori-qoriah ini menurutnya juga ditargetkan sampai para peserta Kabupaten Bekasi bisa yang mewakili Jabar bisa menjadi pemenang selain dari pembinaan yang akan dilakukan oleh Pemprov Jabar.

“Karena itu harapan juga dari para pimpinan ya, seperti juga Pak Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan,” katanya.

Menurutnya, ada 4 peserta dari Kabupaten Bekasi yang mewakili Jabar di tingkat nasional, yaitu Wafa Maulida Ulfah, Muhammad Hisyam Syaid, Zahwa Fatayat dan Muhammad Islahuddin. Selain itu rencananya mereka yang mendapat juara juga akan di-try out untuk kelayakan mewakili Provinsi Jabar.

“Saya harap doanya kita bisa menunjukkan bahwa mereka juara 1 bukan hanya di Jabar, tapi membawa nama Jawa Barat untuk tingkat nasional,” pungkasnya. (Humas Pemkab Bekasi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *